A. Cara mencari tahu hari biasa
Mengetahui masuknya hari biasa (Ahad/Minggu, Senin, selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu) pada
tanggal 1 Muharam tahun hijriah adalah:
Jika ingin mengetahui masuknya tahun 1446 (tahun ini), maka lakukanlah perhitungan pada tahun sebelumnya (1445). Untuk proses perhitungannya sebagai berikut:
a. Kita harus mengetahui tahun 1445 ; Apakah Kabisat atau Bashitoh? dengan cara dibagi 30. Lalu ambil sisanya perhitungan (angka dibelakang koma jika memakai mesin penghitung)
Contoh=
1445 : 30 = 48, 2
Sisa Angka 2 menunjukkan ciri tahun kabisat.
b. Hasil perhitungan didepan koma (48) akan dikali 5 jika kabisat atau dikali 4 jika Bashitoh. Contoh : 48 x 5 = 240
4 hasil perkali (240) ditambah 5 (kabisat) ditambah 4 (Bashitoh) ditambah 5 (penambahan 5 karena kabisat, penambahan 4 jika basitoh) lalu jumlah kan!!!
Contoh:
240 + 5 + 4 + 5 = 254
c. Hasil penjumlahan (254) di bagi 7, sisa pembagian; yakni angka dibelakang koma dari hasil pembagian lalu dihitung dari hari Ahad (Minggu adalah hari pertama dalam sepekan). Contoh:
254 : 7 = 36, 2
Maka 1 Muharam 1446 jatuh pada hari Senin.
B. Mengetahui masuknya hari pasaran
Rumus perhitungan pasaran sama dalam identifikasi tahun kabisat ataukah basitoh, yakni ; Tahun sebelumnya dibagi 30.
Contoh:
1445 : 30 = 48, 2
Kemudian hasil perhitungan (48, angka belakang koma dibuang) dikali satu (1). Lalu ditambah 4 (Angka basitoh karena 1446 adalah tahun basitoh) tanpa tambahan. Kemudian dibagi 5 (hari pasaran hanya lima; Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Lalu hitung dari hari legi dengan angka sisa pembagian (angka dibelakang koma).
Contoh:
(48 x 1 + 4) : 5=
48x1+4 = 52
52 : 5 = 10, 2
Maka 1 Muharam 1446 jatuh pada hari Senin pahing
C. Cara mengetahui hari pada awal bulan hijriah (hisab istilah)
Rumusnya:
Muharam adalah 1 untuk hari biasa dan pasaran
Safar adalah 3 untuk hari biasa dan 1 untuk hari pasaran
Rabiul Awal adalah 4 untuk hari sepekan dan 5 untuk hari pasaran
Rabiul akhir adalah 6 untuk hari sepekan dan 5 untuk hari pasaran
Jumadil awal adalah 7 untuk hari sepekan dan 4 untuk hari pasaran
Jumadil Sani (Akhir) adalah 2 untuk hari sepekan dan 4 untuk hari pasaran
Rajab adalah 3 untuk hari sepekan dan pasaran
Sa'ban adalah 5 untuk hari sepekan dan 3 untuk hari pasaran
Ramadhan adalah 6 untuk hari sepekan dan 2 untuk hari pasaran
Syawal adalah 1 untuk hari sepekan dan 2 untuk hari pasaran
Dzul Qa'dah adalah 2 untuk hari sepekan dan 1 untuk hari pasaran
Dzul Hijah adalah 4 untuk hari sepekan dan 1 untuk hari pasaran
Latihan:
Ingin mengetahui hari awal ramadhan
Masuknya hari pada 1446 sudah diketahui yakni ; Senin Pahing
Lalu hitung 6 hari dimulai dari senin ; Senin, Selasa, Rabu, kamis, Jumat, Sabtu.
Lalu hitung 2 hari dimulai dari hari pahing; Pahing , Pon.
Perkiraan awal hari Ramadhan adalah Sabtu Pon
Latihan:
hari awal Syawal
Masuknya hari pada 1446 sudah diketahui yakni ; Senin Pahing
Lalu hitung 1 hari dimulai dari hari senin, yakni Senin
Lalu hitung 2 hari dimulai dari hari pahing, yakni; pahing, pon.
Perkiraan awal hari Syawal adalah Senin Pon.
Perlu diingat bahwa Rukyatul hilal Ramadhan dan Syawal tetap menjadi ketetapan Allah atas perhitungan bulan dan tahun. Ketentuan umum bahwa tanggal 1 awal hari pada bulan Qomariyah harus mengikuti ketentuan Takdir Allah SWT.
Jika hilal ketetapan Allah, maka hisab istilah hanyalah perkiraan saja yang tidak perlu diyakinkan kebenaran atas hisab istilahi
والله أعلم بالصواب
0 Komentar