Kitab Sifat Dua Puluh karya Habib Usman Bin Yahya

Kitab Sifat Dua Puluh adalah karya tulis ilmiah yang singkat dan mudah dipahami oleh kalangan masyarakat umum maupun kalangan pelajar agama Islam. Kini sudah tersedianya versi aksara bahasa Indonesia pakai huruf latin.

Habib Usman Bin Yahya berusaha meringkas mencuplikkan bab-bab yang ringkas dan padat, yakni;


Kitab Sifat Dua Puluh berbahasa Indonesia latin lebih mudah dipahami untuk para pemula yang ingin memperdalam ilmu tauhid. Memuat dalil aqli dan naqli yang ringkas dan mudah dipahami.





Pada akhir-akhir ini, Habib Usman Bin Yahya dibahas dan dikaji nasabnya hingga perannya dalam masa Hindia Belanda. Penulis tidak punya kepentingan dalam persoalan nasab. bukan pula ahlinya. Walaupun ilmu nasab bagian dari ilmu sejarah.

 Penulis melihat  Habib Usman Bin Yahya sebagai tokoh Agama Islam yang ikut dalam perjuangan dakwah Aqidah Ahli Sunnah Wal Jamaah di Daerah Pekojan. Para sejarawan Islam juga mengetahui bagaimana beratnya perjuangan dakwah Islam dalam masa Hindia Belanda. Pilihan yang sulit dalam situasi yang sulit. Tidak bisa menyimpulkan secara sepihak; benar atau salah?. Masa sulit ini juga dialami oleh ulama-ulama yang bergabung dalam masa penjajahan Jepang


Beliau sudah wafat. Tidak bisa diambil klarifikasinya memilih menjadi Mufti Batavia, Hindia Belanda. Penulis kagum dengan salah satu karya beliau yang sangat fenomenal di kalangan masyarakat Batavia atau Jakarta, yakni; Kitab Sifat Dua Puluh yang berbahasa Arab Melayu. Bahasa Arab Melayu atau aksara Arab Jawi  mempunyai peran penting dalam penyebaran Islam dan pengukuhan eksistensi ajaran Agama Islam di Bumi Nusantara. 


 
 
karya ilmiahnya habib Usman Bin Yahya membuktikan dalam perjuangan dakwah Aqidah Ahli Sunnah Wal Jamaah di Batavia Hindia Belanda.



Posting Komentar

0 Komentar